|
|
 |
|
|
 |
| |
|
| Minggu, 14 Mar 2010 15:16:27 |
pdpersi, Jakarta - 22 Oktober 2009 bisa jadi tanggal yang tak akan terlupakan bagi Dr. Niken Widyahastuti, mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Pada hari itu, bayi berumur dua hari diculik dari RS yang dipimpinnya, membuat sosok Niken jadi sorotan, bukan hanya oleh pemerintah daerah dan pusat, tapi juga media hingga LSM.
|
|
|
| Kamis, 28 Jan 2010 09:54:27 |
pdpersi, Jakarta - PROF. DR. SATYANEGARA, ahli bedah saraf Indonesia lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tokyo, dikenal sebagai pribadi yang tekun dan enerjik. Penilaian ini pun tersari dari motto kerjanya, “waktu bukan penentu berhasilnya pekerjaan. Sedangkan dalam bekerja, energy harus dibakar semaksimal mungkin”.
|
|
|
| Jumat, 3 Jul 2009 10:48:43 |
pdpersi, Jakarta - Sosok astronom mengkristal dalam angan-angan Prof. Dr. Radja Pingkir Sidabutar. Setelah lulus SMA Kanisius, Jakarta 1954, anak pertama dari empat bersaudara ini, justru berangan-angan menjadi astronom/ahli perbintangan. Bukan menjadi seorang dokter, profesi yang kini digelutinya. Karena itulah, ketika remaja, beliau berniat belajar ilmu perbintangan. “Waktu itu, lulusan ilmu perbintangan masih sangat langka,” kenang Prof. Sidabutar.
|
|
|
| Senin, 14 Jul 2008 12:11:09 |
pdpersi, Jakarta - Harus melekat 24 jam di samping Presiden dan siap melakukan langkah-langkah penyelamatan darurat, termasuk ketika nyawa orang nomor satu di Indonesia itu berada di ujung tanduk hanya dalam waktu lima menit! |
|
|
| Kamis, 26 Jun 2008 01:39:56 |
pdpersi, Jakarta - Tentang harapannya terhadap dunia farmakoloi, Armen menghimbau kepada generasi penerus dan rekan-rekan sejawatnya. “Harus banyak membaca. Kalau tidak, kita ketinggalan. Beberapa publikasi yang terbit setiap bulan misalnya, bisa kita keep up atau tidak? Kemampuan berbahasa inggris saya kira memang sangat penting sekali untuk dapat menyerap ilmu. Riset-riset itu adanya di Negara-negara maju, kebanyakan dipublikasikan dalam bahasa inggris. Sehingga kita memang harus banyak membaca dan mampu menilai secara kritis”.
|
|
|
| Kamis, 28 Feb 2008 11:09:17 |
pdpersi, Jakarta - Besarnya perhatian Ali Baziad dalam bidang endokrinologi reproduksi telah mengantarkannya menjadi seorang Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Ia mencermati dengan sungguh-sungguh persoalan tentang sindrom menopause yang terjadi pada wanita diatas usia 40an dan bagaimana cara mengatasinya. |
|
|
| Rabu, 31 Oct 2007 14:50:53 |
pdpersi, Jakarta - Ketekunan Jusuf Hanafiah untuk mendalami penyakit kandungan tak ayal membuat Prof. Tan Oen Siang, Guru Besar Bagian Obstetri dan Ginekologi FK-USU, kala itu, “Jatuh Cinta” pada mahasiswa ini. Walaupun Jusuf Hanafiah mahasiswa, namun Profesor ini memberi perhatian yang besar, dan mengangkat Jusuf Hanafiah menjadi asistennya.
|
|
|
| Selasa, 4 Sep 2007 09:54:45 |
pdpersi, Jakarta - Dilahirkan dalam keluarga dokter yang berkecukupan, Mahar Mardjono memilih untuk mengikuti jejak ayahnya, dokter Mardjono Martosoedirdjo. Semula ada tiga pilihan yang menarik perhatiannya ketika ia lulus sekolah menengah Belanda tahun 1941, yaitu menjadi seorang sarjana hukum, insinyur atau dokter. Akhirnya ia memilih menjadi seorang dokter, bukan semata-mata karena dorongan ayahnya atau karena ada jaminan terbuka apabila ia menjadi seorang dokter.
|
|
|
| Rabu, 4 Jul 2007 09:41:47 |
pdpersi, Jakarta - Dalam hidup ini, seringkali kita banyak menghadapi pilihan. Begitu pula dengan dr. Kartono Mohamad (53), anak ketujuh dari delapan bersaudara ini. Kartono dilahirkan di Batang, dekat Semarang, Jawa Tengah, 13 Juli 1939. Semula ia bercita-cita menjadi seorang insinyur. “Waktu dulu, saya nggak pernah membayangkan jadi seorang dokter. Sewaktu di SMA (Sekolah Menengah Atas), sebetulnya saya ingin menjadi insinyur,” tutur dr. Kartono. |
|
|
| Selasa, 29 May 2007 10:17:20 |
pdpersi, Jakarta - Sosoknya lebih terkesan sebagai seorang guru ketimbang sebagai konglomerat (Ia termasuk salah seorang dari 200 konglomerat-versi Warta Ekonomi). Bahkan, ia lebih terlihat sebagai pembicara yang memikat dan pada sebagai seorang Chairman dan sebuah perusahaan farmasi swasta besar nasional-Kalbe Group.
|
|
|
|
|
|
 |
|
| |
 |
| |
|
 |
| |
 |
| |
(dr. Ferry A. Firdaus Mansoer, MM, SpOG.) |
(dr. Rudi Hartono, SpA) |
Prof. DR. dr. H. Nukman Moeloek. SpAnd |
|
 |
| |
 |
| |
|
 |
|
|
 |
|