|
|
 |
|
|
 |
| |
|
| Jumat, 7 Dec 2007 11:12:46 |
pdpersi, Jakarta - Beberapa waktu lalu, suami saya menjalani operasi usus buntu kronik. Operasinya sendiri, menurut dokter, berjalan dengan baik. Dan setelah dirawat beberapa saat kemudian suami saya pulang dan tidak terdapat keluhan sama sekali. Namun beberapa minggu kemudian suami saya mengeluh sakit pada daerah operasi. Semula sakitnya biasa, namun lama kelamaan makin parah, dan |
|
|
| Senin, 8 Oct 2007 13:30:55 |
pdpersi, Jakarta - Dok, saya pernah berobat ke dokter spesialis dan dikenakan sangat mahal, obat yang diberikan juga mahal. Sebenarnya penetapan biaya itu ditentukan oleh siapa, apakah oleh pihak institusi atau dokternya sendiri atau pemerintah turun tangan?
|
|
|
| Kamis, 16 Aug 2007 13:59:52 |
pdpersi, Jakarta - Sebagaimana pasien saya sering bartanya tanya, mengapa dokter menuliskan resep tidak dengan tulisan yang gampang di baca dan dipahami? Ya, minimal oleh saya sebagai awam. Apakah ada keharusan bahwa dokter mesti “menyembunyikan” isi resepnya kepada pasien? Kalau memang ada keharusan semacam itu, apa alasan yang mendasarinya? Sebenarnya, bolehkah pasien menanyakan isi resep yang diberikan padanya? |
|
|
| Rabu, 18 Jul 2007 09:26:05 |
pdpersi, Jakarta - Pada dasarnya, segala yang telah dibayar pasien dapat bawa pulang. Dalam hal ini walaupun dalam rekening mencakup pembelian termometer namun bila selama perawatan, anda atau pihak keluarga ada yang memecahkan thermometer maka pembayaran thermometer sebagaimana tercantum dalam |
|
|
| Rabu, 20 Jun 2007 14:18:33 |
pdpersi, Jakarta - Saya tidak memiliki asuransi kesehatan. Saya ingin istri saya cepat membaik, tetapi karena kendala keuangan dokter menjadi kurang serius menangani. Apa yang saya bisa saya perbuat, Dok? Adakah keringanan dari pihak rumah sakit atau bisakah saya mengajukan ke pemerintah untuk |
|
|
| Rabu, 30 May 2007 11:30:19 |
pdpersi, Jakarta - saudara saya ditolak dari rumah sakit sebagai pasien dalam keadaan darurat. Rumah Sakit menyatakan tidak bersedia kalau sama sekali tidak membawa uang. Benarkah ada aturan Seperti itu, atau itu hanya pada sebagian rumah sakit saja |
|
|
| Senin, 30 Apr 2007 08:50:38 |
pdpersi, Jakarta - Informed Consent adalah suatu persetujuan mengenai akan dilakukannya tindakan kedokteran oleh dokter terhadap pasiennya. Persetujuan ini bisa dalam bentuk lisan maupun tertulis. Pada hakikatnya Informed Consent adalah suatu proses komunikasi antara dokter dan pasien tentang kesepakatan tindakan medis yang akan dilakukan dokter terhadap pasien (ada kegiatan penjelasan rinci oleh dokter),
|
|
|
| Jumat, 16 Mar 2007 13:55:25 |
pdpersi, Jakarta - Akreditasi RS adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah pada rumah sakit karena telah memenuhi standar yang ditentukan.” Sedangklan tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu layanan RS. Definisi dari Federasi Akreditasi Intrernasional (ISQua)
|
|
|
| Selasa, 30 Jan 2007 12:37:51 |
pdpersi, Jakarta - Saya adalah karyawan rumah sakit swasta di Jawa Barat yang berugas pada bagian Humas, saya tertarik kepada adanya Paguyuban Humas, rasanya akan banyak gunanya bila para staf Humas RS dapat berhimpun dalam satu wadah dan saling tukar-menukar informasi dan pengalaman. Selain itu saya pusing menghadapi wartawan yang tahu-tahu sudah memperoleh informasi tentang seorang pasien yang kebetulan seorang figure terkenal,
|
|
|
| Kamis, 28 Dec 2006 15:03:39 |
pdpersi, Jakarta - Pada rubrik sebelumnya, T. Hidayat wakil direktur suatu rumah sakit
Swasta di Kalimantan Barat yang tidak dapat menghadiri Seminar Nasional PERSI di Jakarta, menanyakan mengenai Gerakan Keselamatan Pasien Rumah Sakit berikut penjelasan lebih lanjut.Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKO-RS)Data KTD (Kejadian yang tidak diharapkan atau disebut juga Adverse Event-AE) di Indonesia masih sangat minim, dapat diasumsikan tidaklah kecil. Sementara itu di lain pihak berbagai masalah penanganan pasien yang berkembang menjadi tuduhan “malpraktek” makin marak,
|
|
|
|
|
|
 |
|
| |
 |
| |
|
 |
| |
 |
| |
(dr. Ferry A. Firdaus Mansoer, MM, SpOG.) |
(dr. Rudi Hartono, SpA) |
Prof. DR. dr. H. Nukman Moeloek. SpAnd |
|
 |
| |
 |
| |
|
 |
|
|
 |
|