Dilengkapi PET Scan dan Teknologi Canggih Lainnya, RS Kemenkes Surabaya Diproyeksikan Bertaraf Internasional

RS Kemenkes Surabaya diproyeksikan sebagai salah satu rumah sakit (RS) bertaraf internasional dengan keunggulan layanan modern dengan infrastruktur, peralatan, dan teknologi medis canggih.

Salah satu inovasi utama RS Kemenkes Surabaya adalah keberanian berinvestasi pada teknologi diagnostik dan terapi yang biasanya hanya ditemukan di pusat kanker berskala nasional. Langkah ini semakin memperkuat perannya sebagai Super Hub Rujukan Indonesia Timur, terutama bagi pasien dari daerah yang sebelumnya harus berobat ke Jakarta bahkan luar negeri.

Salah satu alat kesehatan yang menjadi keunggulannya adalah PET Scan. Saat mengoperasikan teknologi ini pada Desember 2025, RS Kemenkes Surabaya menjadi RS pertama di Jawa Timur yang memiliki alat ini. Teknologi ini digunakan dalam diagnosis kanker, evaluasi terapi, hingga pemetaan fungsi organ secara detail.

PET Scan juga memungkinkan dokter melihat aktivitas metabolik sel secara langsung. Teknologi ini membantu penegakan diagnosis dengan presisi lebih tinggi. Bagi pasien, ini berarti keputusan terapi yang lebih cepat dan akurat. Keberadaan PET Scan mengurangi kebutuhan pasien untuk dirujuk ke luar daerah, sehingga proses deteksi kanker bisa dilakukan lebih cepat.

Selain itu, RS Kemenkes Surabaya juga memiliki fasilitas Radioterapi Terintegrasi untuk layanan onkologi yang komprehensif. Teknologi ini didesain untuk mempercepat akses terapi radiasi, terutama bagi pasien dari Indonesia Timur yang selama ini menghadapi antrean panjang. Pasien mendapatkan terapi tepat waktu, terintegrasi, serta lebih singkat dan terukur.

Kombinasi PET Scan dan Radioterapi membuat perjalanan pasien kanker dari diagnosis hingga pengobatan bisa dilakukan dalam satu atap. Ini menjadi lompatan besar bagi layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.

Selain teknologi unggulan tersebut, RS Kemenkes Surabaya juga terus memperkuat layanan di bidang jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU). Semua fasilitas itu dioperasikan dalam sistem digital untuk mendukung model layanan yang efisien sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien.

Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) Jawa Timur, dr. Atok Irawan, Sp.P, menilai bahwa perubahan yang dilakukan RS Kemenkes Surabaya dapat menjadi contoh bagi RSUD di berbagai daerah.

RS Kemenkes Surabaya diresmikan pada September 2024, sebelumnya dikenal sebagai Rumah Sakit Lapangan Indrapura, sebuah fasilitas isolasi Covid-19. RS ini berfokus pada layanan kesehatan spesialis kanker, jantung, dan otak di wilayah Jawa Timur hingga Indonesia Timur. RS ini berlokasi di Jalan Indrapura No.17, Krembangan Selatan, Surabaya, Jawa Timur.

RS ini merupakan salah satu dari berbagai unit rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan rujukan. Saat ini RS ini dipimpin dr. Sunarto, M.Kes., yang menjabat sebagai Plt. Direktur Utama. (IZn – persi.or.id)