Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melakukan berbagai upaya pengembangan kualitas layanan dan teknologi. Langkah itu di antaranya, meraih sertifikat ISO 9001:2015 terkait sistem manajemen mutu layanan instalasi yang mencakup Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi, Instalasi Radiologi, Medical Check-Up, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Langkah lainnya, menghadirkan berbagai layanan unggulan, seperti neurointervensi untuk penanganan stroke dan penyakit pembuluh darah otak, serta layanan jantung bawaan untuk penanganan komprehensif.
Selain itu, RSBP Batam juga menghadirkan sejumlah peralatan medis baru, di antaranya IVUS dan Rotablator untuk tindakan jantung intervensi, imunohistokimia untuk diagnosis kanker berbasis presisi, serta endoskopi dan kolonoskopi untuk deteksi dini penyakit saluran cerna. Alat lainnya, CBCT (Cone Beam Computed Tomography) dan digital X-ray gigi untuk mendukung layanan kesehatan gigi modern.
Demikan dipaparkan Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP, FIHA, MARS., Rabu 8 April 2026. “Sertifikasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan standar mutu layanan rumah sakit sesuai standar internasional. Upaya ini juga ditunjang peluncuran layanan unggulan dan alat kesehatan baru. Semua ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada masyarakat,” kata dr. Tanto.
Sebelumnya, kata dr. Tanto, untuk sejumlah intervensi yang terkait layanan unggulan dan fasilitas tersebut, pihaknya kerap kali harus merujuk ke rumah sakit di Jakarta. “Dengan peralatan baru, banyak yang sekarang sudah bisa dilakukan di RSBP. Kami juga menargetkan pengembangan RSBP Cardio-Neuro-Cerebrovascular Centre sebagai pusat layanan unggulan, Oncology Centre, dan Trauma Centre sekaligus memperkuat posisi RSBP Batam sebagai rumah sakit rujukan.”
Dari sisi ekonomi, lanjut dr. Tanto, berbagai upaya penguatan layanan ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan, dengan potensi tambahan pendapatan sekitar Rp14,76 miliar per tahun, peningkatan case mix Indonesia Case Based Groups (INA-CBGs) dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi, serta penurunan signifikan rujukan pasien ke luar daerah.
RSBP Batam merupakan rumah sakit pionir di Kota Batam yang beroperasi sejak 1971. Berawal dari sebuah poliklinik, kemudian berkembang menjadi Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB). Transformasi berlanjut pada Desember 2018, ketika RSBP Batam resmi berubah dari rumah sakit perusahaan menjadi rumah sakit pemerintah. Pada Mei 2019, RSBP Batam mengoperasikan gedung yang lebih modern dan representatif. (IZn – persi.or.id)



