RSUD dr. Soeratno Gemolong Sragen Raih Tiga Penghargaan IHF Awards 2026

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soeratno Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, meraih dua penghargaan perunggu (Bronze Award) dan satu penghargaan kehormatan (honourable mention) dalam ajang International Hospital Federation (IHF) Awards 2026 di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026.

Capaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas inisiatif rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Rilis IHF menyebutkan, RSUD dr. Soeratno Gemolong meraih penghargaan perunggu dalam kategori Seddiqi Holding Excellence Award for Social and Environmental Responsibility. Penghargaan ini mengapresiasi keunggulan dan pencapaian rumah sakit dalam mendorong tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Selain itu, RSUD dr. Soeratno Gemolong memperoleh penghargaan perunggu dalam kategori Dr Kwang Tae Kim Grand Hospital Award. Kategori ini mengapresiasi rumah sakit yang menunjukkan keunggulan dalam lima dimensi pelayanan kesehatan, yakni mutu dan keselamatan layanan, pengalaman pasien, efisiensi biaya, kesejahteraan tenaga kesehatan, serta pemerataan dan akses pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, RSUD dr. Soeratno Gemolong juga memperoleh penghargaan kehormatan dalam kategori Dr Prathap C Reddy Excellence Award for Clinical Quality and Patient Safety. Kategori ini mengapresiasi proyek atau program inovatif rumah sakit yang bertujuan meningkatkan mutu klinis dan keselamatan pasien.

IHF Awards merupakan ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi keunggulan kepemimpinan dan pengelolaan rumah sakit serta organisasi pelayanan kesehatan. Penghargaan ini juga mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik dalam kepemimpinan rumah sakit, inovasi, serta keberlanjutan pelayanan kesehatan.

Pada 2026, IHF Awards memberikan penghargaan dalam delapan kategori. Para finalis memperoleh penghargaan emas, perak, dan perunggu, serta penghargaan kehormatan di setiap kategori.

Dalam kategori Grand Hospital Award, penghargaan emas diraih Waldkliniken Eisenberg dari Jerman, sedangkan penghargaan perak diberikan kepada Hospital de Cascais dari Portugal. RSUD dr. Soeratno Gemolong menjadi salah satu rumah sakit yang memperoleh penghargaan kehormatan dalam kategori ini.

Sementara itu, dalam kategori Social and Environmental Responsibility, penghargaan emas diraih Taipei Municipal Wanfang Hospital dari Taiwan, yang dikelola Taipei Medical University. Penghargaan perak diberikan kepada Northern Sydney Local Health District dari Australia, sedangkan RSUD dr. Soeratno Gemolong meraih penghargaan perunggu.

Untuk kategori Clinical Quality and Patient Safety, penghargaan emas diraih Kementerian Kesehatan Arab Saudi, disusul Singapore General Hospital dari Singapura yang memperoleh penghargaan perak dan St. Luke’s Medical Center dari Filipina yang meraih penghargaan perunggu.

Pada penyelenggaraan 2026, komite penghargaan IHF menerima lebih dari 750 pendaftaran dari 38 negara dan wilayah. Komite tersebut terdiri atas para pemimpin sektor kesehatan dari berbagai negara dan diketuai Dr Lawrence Lai, anggota kehormatan IHF.

Penilaian untuk tujuh kategori Excellence Awards didasarkan pada lima kriteria, yakni orisinalitas dan inovasi, dampak yang dituju, kemampuan adaptasi dan penerapan dalam skala lebih luas, ketelitian ilmiah, serta kejelasan.

Adapun penilaian Grand Hospital Award mempertimbangkan keberhasilan rumah sakit dalam lima dimensi pelayanan kesehatan, yaitu mutu pelayanan, pengalaman pasien, hasil klinis dan pemerataan kesehatan, efisiensi biaya, serta kesejahteraan tenaga kerja. Penilaian juga memperhitungkan kemampuan rumah sakit mempertahankan keberhasilan dan pencapaiannya.

Penghargaan IHF 2026 diserahkan dalam acara Award Ceremony and Gala Dinner pada 21 Oktober 2026 di kompleks pameran COEX Magok Lewest. Acara tersebut menjadi bagian dari World Hospital Congress ke-49 yang dihadiri sekitar 1.700 peserta dari lebih dari 80 negara dan wilayah.

Acara itu turut dihadiri Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan Eun Kyeong Jeong.

IHF Awards pertama kali diluncurkan pada 2015 dengan 105 pendaftaran dari 19 negara dan wilayah dalam empat kategori penghargaan. Sejak itu, program tersebut berkembang menjadi ajang penghargaan internasional bagi para pemimpin dan institusi pelayanan kesehatan.

IHF Awards berikutnya akan diselenggarakan dalam rangkaian World Hospital Congress ke-50 di Roma, Italia, pada November 2027. Pendaftaran untuk penghargaan 2027 dijadwalkan diumumkan pada Maret 2027. (IZn – persi.or.id)